Mentan RI Jadi Pembicara Rakornas APKASI XVII di Batam, Upaya Penguatan Ekosistem Pertanian Daerah

Senin, 19 Januari 2026
19:24 WIB
254 Views
Bagikan Berita Ini
Mentan RI Jadi Pembicara Rakornas APKASI XVII di Batam, Upaya Penguatan Ekosistem Pertanian Daerah
Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman berpidato pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke- XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Senin (19/1/2026). (Ade/BIRO ADPIM KEPRI)

DISKOMINFO KEPRI – Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke- XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang digelar selama tiga hari di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (19/1).

Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura mendampingi Mentan Andi Amran Sulaiman. (Ade/BIRO ADPIM KEPRI)

Kehadiran Mentan Andi Amran Sulaiman dalam Rakornas Apkasi kali ini turut didampingi Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura. Sebelumnya, Mentan juga melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karimun, salah satu kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan Andi Amran Sulaiman tampil sebagai pemateri tunggal dengan mengangkat tema “Penguatan Ekosistem Pertanian Daerah untuk Mendukung Kemandirian Pangan, Hilirisasi, dan Kesejahteraan Petani.”

Dalam pemaparannya, Mentan menyampaikan capaian keberhasilan Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya beras, yang telah diumumkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 7 Januari 2026.

“Produksi beras nasional kita mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah, yakni sebesar 34,71 juta ton, sementara kebutuhan konsumsi nasional berada pada angka 31,19 juta ton per tahun,” jelas Andi Amran.

Keberhasilan tersebut, lanjutnya, bukan semata-mata hasil dari peningkatan anggaran besar-besaran di sektor pertanian, melainkan lahir dari kebijakan strategis pemerintah, salah satunya melalui Instruksi Presiden (Inpres) yang diterbitkan Presiden Prabowo Subianto.

Sepanjang tahun 2025, Presiden juga telah menerbitkan sejumlah Inpres di bidang pertanian sebagai bentuk dukungan konkret pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Mentan menegaskan bahwa keberhasilan swasembada beras ini tidak terlepas dari peran krusial pemerintah kabupaten sebagai ujung tombak pembangunan sektor pertanian. Dari kabupatenlah berbagai kebijakan teknis dan program peningkatan produksi pertanian dirumuskan dan diimplementasikan secara langsung di lapangan.

“Para bupati memiliki peran strategis dalam mendorong terobosan-terobosan kebijakan di sektor pertanian, guna mempercepat swasembada pangan dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan para petani,” pungkasnya. (fik)