DISKOMINFO KEPRI – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad
menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj mengandung banyak hikmah yang relevan untuk kehidupan umat Islam saat ini.
Di antaranya sebagai momen meningkatkan kecintaan kepada Allah SWT, mempertebal keimanan serta ketaatan, sekaligus pengingat akan pentingnya kesabaran dan keikhlasan sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW.
“Perjalanan Nabi Muhammad SAW naik hingga langit ketujuh untuk menerima perintah salat lima waktu adalah bukti ketaatan, kesabaran, dan juga bentuk kasih sayang Allah SWT kepada umat-Nya. Peristiwa ini hendaknya menjadi penguat iman dan pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Gubernur menghadiri Tausiyah Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat di Masjid Bukit Indah Sukajadi, Batam, Sabtu (17/1/2026).
Langkah Strategis Mendukung Penguatan Kehidupan Beragama
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan berbagai langkah strategis Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam mendukung penguatan kehidupan beragama dan kesejahteraan umat.
Program tersebut antara lain bantuan hibah untuk rumah ibadah, pemberian insentif keagamaan bagi guru TPQ, penyuluh non-ASN dan pemuka agama, pengiriman mubaligh ke wilayah hinterland dengan dukungan dana bulanan, subsidi pembiayaan margin 0 persen, penguatan ekosistem keuangan syariah melalui program Halal Center, serta inkubasi usaha syariah melalui program kemandirian pesantren (Hebitren) yang telah dibentuk sejak 2021.
Tausiyah Isra Mi’raj ini menghadirkan penceramah Abdil Muhadir Ritongga, yang mengajak jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menjadikan salat sebagai pilar utama dalam membangun pribadi dan masyarakat yang berakhlak mulia.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Kepri Taba Iskandar, Ketua Yayasan Baitul Mutaqin Sukajadi Muchrizal, Ketua DKM Masjid Bukit Indah Sukajadi Tedy Mastianto, para tokoh masyarakat, tokoh agama, ibu-ibu majelis taklim, Tim Pengendalian Pencapaian Target Pembangunan Provinsi Kepri Syarifah Normawati, Widya Iswara Utama Ir Lamidi, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Guntur Sakri, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. (ca)